Perkuat Kerjasama Internasional, ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Universiti Malaysia Sarawak

Perkuat Kerjasama Internasional, ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Universiti Malaysia Sarawak

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit kanker kolorektal, Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat (ITEKES MU Kalbar), melakukan pengabdian kepada masyarakat, kerjasama Internasional dengan Universiti Malysia Sarawak, dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Sadar dan Pencegahan Kanker Kolorektal”. Indonesia merupakan negara dengan jumlah pasien kanker terbanyak dengan kematian terbesar di kawasan Asia Tenggara.  Penyakit kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang menyerang jaringan usus besar dan rektum. Penyakit kanker kolorektal umumnya mernyerang orang – orang yang lanjut usia. Namun, tidak menutup kemungkinan jenis penyakit ini juga bisa menyerang  siapa saja baik itu anak muda, maupun remaja. Terdapat faktor resiko dan penyebab kanker kolorektal yang dapat memicu terjangkitnya penyakit tersebut salah satunya ialah seseorang dengan usia lebih dari 40 tahun. Minimnya program skrining dan deteksi awal penyakit ini menjadikan peningkatan kewaspadaan sebagai salah satu langkah dan upaya dalam mencegah kanker kolorektal. Selain itu juga kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kanker kolorektal ini yang menjadi salah satu penyebab masih cukup tingginya kasus kanker kolorektal khususnya di Indonesia. Kasus kanker kolorektal di Indonesia sendiri masih cukup tinggi setelah kasus kanker payudara, serviks, dan paru-paru.

 

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat

 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara luring pada hari Sabtu, 27 Januari 2024 pada pukul 08.30-11.30 WIB, yang bertempat di Klinik Muhammadiyah Health Care Center (MHCC) Kubu Raya, Pontianak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pencegahan kanker kolorektal ini dimulai dengan sambutan dan pembukaan oleh Rektor ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat yaitu Bapak Haryanto, S.Kep. Ners., MSN., Ph.D selaku ketua tim Pengabdian Kepada masyarakat. Adapun, tim Pengabdian Kepada Masyarakat ini ialah dosen dari Program Studi Keperawatan dan Bioteknologi antara lain Yuyun Nisaul Khairillah, S.Si., M.Si, Ns. Indri Erwhani, M.Pd., M. Kep, Ns. Surtikanti, M.Kep, Ns. Ditha Astuti Purnamawati, M.Kep, dan Ns. Annisa Rahmawati, M.Kep. Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga di hadiri oleh bapak, Nilwani Hamid, selaku BPH ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat.

 

Pembukaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Kerjasama Internasional oleh

Rektor ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat

 

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pencegahan kanker kolorektal ini juga dibantu dua orang mahasiswa magister keperawatan yaitu Tiara Amalia Melati dan Erlis Eka Fitriana dan melibatkan masyarakat sebagai responden sebanyak 20 orang dengan rentan usia 50-89 tahun. Terdapat serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini antara lain kegiatan pemberian edukasi kepada masyarakat mengenai hal-hal yang perlu di ketahui tentang bahaya kanker kolorektal, mulai dari penjelasan definisi kanker kolorektal, tanda dan gejala, faktor resiko, pencegahan dan pengaturan pola gaya hidup termasuk juga asupan nutrisi yang harus dikonsumsi serta konsumsi berbagai jenis makanan dan minuman yang harus di kurangi untuk mengurangi dampak resiko kanker kolorektal.

 

Penyampain Materi Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Dosen Universiti Malaysia Serawak

 

 

 

 

Kegiatan Penyampaian Edukasi Kepada Masyarakat oleh Dosen

 ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat

 

Pengetahuan tentang kanker kolorektal sangat penting karena sebagian besar kasus dapat dicegah melalui pemeriksaan rutin yang bertujuan mendeteksi kelainan pada usus besar dan rektum lebih awal. Melalui skrining dan deteksi dini, benjolan jinak di dalam usus besar dan rektum dapat ditemukan dan diangkat sebelum berubah menjadi kanker. Sayangnya, kanker kolorektal stadium awal seringkali tidak menunjukkan gejala, dan gejala umumnya muncul ketika penyakit sudah cukup lanjut. Pemberian edukasi kepada para peserta kegiatan tidak hanya dilakukan oleh narasumber dan para dosen yang berasal dari ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat, tetapi juga ikut terlibat dosen dari Universiti Malaysia Sarawak. Dosen dari The Faculty of Medicine and Health Sciences at Universiti Malaysia Sarawak menjelaskan kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel abnormal yang tidak terkendali. Kolon dan rektum atau yang disebut dengan kolorektum, bersama dengan anus, membentuk usus besar, yang merupakan segmen terakhir dari sistem pencernaan. Ketika jenis pertumbuhan abdormal terjadi di kolon atau rektum maka akan dapat menyebabkan kanker kolorektal.

Selama kegiatan masyarakat tidak hanya diberikan pemahaman edukasi saja, melainkan masyarakat juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan layanan kesehatan secara gratis kepada para peserta pengabdian masyarakat seperti cek tekanan darah, cek gula darah, cek kolesterol, cek asam urat, serta pengecekan kaki untuk para peserta yang terkena penyakit diabetes. Selama kegiatan berlangsung para peserta terlihat sangat antusias, terlihat banyaknya peserta yang sangat interaktif selama kegiatan berlangsung. Hal ini, menunjukkan keberhasilan dalam kegiatan pengabdian ini. Para peserta kegiatan pengabdian berharap akan ada banyak kegiatan serupa dapat diadakan kembali di lain waktu. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru kepada masyarakat luas mengenai kanker kolorektal  khususnya masyarakat yang memiliki faktor resiko yang tinggi. Serta, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai deteksi awal gejala kanker kolorektal dengan pola hidup sehat.  

(DOK: PKM DOSEN)